Kisah Pak Imam berjualan Kopi Luwak via Online Hingga Luar Negeri

Imam menjual kopi beraneka jenis dari arabica, robusta dan excelsa dengan nama Kimmy Omah Kopi. Nama Kimmy diambil dari binatang luwak Lombok peliharaannya yang berwarna hitam.

"Nama Kimmy ini karena isteri suka film Korea dan ada salah satu tokoh yang menggunakan nama itu. Kimmy ini jadi favorit turis asing yang datang kemari," terangnya.

Imam menerangkan Kimmy tidak mengkonsumsi biji kopi melainkan makanan khusus kucing. Dia mengaku untuk bahan kopi luwak didapat dari warga yang menyetorkan kopi luwak basah. Binatang luwak memang masih jamak dijumpai di wilayahnya.


"Di sini kopi luwaknya berasal dari luwak liar bukan penangkaran. Ada juga yang dapat setoran dari warga dengan berat sekitar 5-10 kg," katanya.

Imam membeli kopi luwak basah dari warga seharga Rp 40.000- Rp 50.000/kg. "Dari bobot timbangan dikurangi satu kilo karena masih banyak kotorannya dan basah. Nanti ketika diproses pun beratnya juga masih akan menyusut lagi," kata pria asal Sumenep ini.

Suami dari Ida Rosika (26) ini menjual kopi luwak mulai dari Rp 75.000-Rp 200.000u/ons. Dia juga menjual kopi lanang dengan harga Rp 15.000/ons.

"Pemasaran lewat online, pusat oleh-oleh ada, cafe juga sudah ada. Paling favorit di sini kopi lanang kalau luwak itu peminatnya turis," bebernya.

Imam sengaja menjual kopi luwak produksinya melalui media sosial dan toko online. Pesanan pun tak hanya datang dari nusantara, dia pernah melayani permintaan 10 kg kopi untuk dikirim ke Amerika.

"Dia itu temen Kimmy di Facebook, awalnya chating, suka dan tanya soal Kimmy lalu datang kesini langsung. Setelah pulang dia menghubungi dan minta dikirim kopi 10 kg ke Amerika," bebernya.

Berbicara soal omzet Imam mengaku belum mendapat penghasilan yang menentu. "Omzet kita enggak menentu paling sedikit tiap minggu Rp 400.000-Rp 500.000," bebernya.


Bersama keluarganya, Imam tak hanya berbisnis kopi. Dia juga membuka rumah singgah (homestay) di rumahnya yang dikelilingi dengan kebun kopi seluas 2 hektare.

Tak hanya itu Imam juga menawarkan paket wisata 'field trip' berkeliling desanya. Dia juga mempromosikan kopinya mulai dari menggiling biji kopi sampai menyeduh kopi.


Share this article :
+
Previous
Next Post »
 
Copyright © 2014 Inponih - All Rights Reserved - DMCA
Template By Kunci Dunia